When Your Insurance Denies Your Claim

Jika Anda telah mendapat penolakan dari perusahaan asuransi Anda tentang klaim, Anda bukan satu-satunya. Mendapatkan klaim anda dibayarkan oleh perusahaan asuransi Anda dapat menjadi seperti sebuah adegan dari David dan Goliath. Anda mungkin merasa sendirian saat Anda mencoba untuk mendapatkan “besar, berarti perusahaan asuransi” untuk menutupi klaim Anda. Belajar semua yang Anda dapat tentang bagaimana perusahaan asuransi akan melayani Anda dengan baik dalam jangka panjang.

Pertama, Anda harus memahami kebijakan Anda di dalam dan luar. Review secara teratur untuk memastikan bahwa Anda tahu persis apa yang ditutupi dan apa yang tidak. Jika Anda memiliki pertanyaan, hubungi perusahaan asuransi Anda dan meminta mereka menjelaskan kebijakan kepada Anda dengan jelas. Pastikan Anda mengerti semua pengecualian dan keterbatasan. Juga, pergi ke bagian yang menjelaskan bagaimana untuk mengajukan banding klaim.

Bila Anda menerima perawatan, pastikan Anda mengetahui penyedia yang ditutupi dan apa yang tidak. Selain itu, dokter menangani banyak pasien dan mereka tidak dapat mengingat detail setiap pasien dengan sempurna. Ingatkan dokter anda jika dia ingin pergi ke depan dengan prosedur yang Anda tahu operator Anda tidak akan menutupi.

Mengikuti ketentuan kebijakan Anda dengan cermat. Jika kebijakan Anda mengharuskan Anda mendapatkan izin sebelumnya untuk suatu prosedur atau sebelum pergi ke dokter spesialis, ini penting bahwa Anda mengikuti panduan tersebut. Jangan membuat asumsi. Selalu cek dulu.

Jika Anda ditolak cakupan, meninjau semua dokumen dengan hati-hati. Mengatur segala sesuatu sehingga mudah untuk mengakses dan masuk akal untuk Anda. Kemudian, hubungi perusahaan asuransi nomor layanan pelanggan. Tanyakan wakil tentang penolakan Anda baru saja menerima dan notate semua rincian percakapan.

Sering kali, penyangkalan cakupan disebabkan oleh beberapa kesalahan administrasi. Ini biasanya dapat diselesaikan setelah telepon pertama. Jika penolakan terus berlanjut dan tidak karena kesalahan, lalu minta bon yang terperinci dari selular Anda dan pergi ke setiap biaya. Jika ada biaya untuk layanan yang tidak dikirimkan, segera hubungi penyedia dan memiliki tagihan disesuaikan.

Jika penolakan adalah sah dan karena prosedur yang mereka anggap tidak perlu atau eksperimental, kemudian meminta review formal klaim Anda. Anda bisa mendapatkan secara spesifik dari perwakilan layanan pelanggan. Lalu mengirim surat bersertifikat menyatakan kasus Anda secara tertulis dan meminta tanda terima. Lakukan ini segera karena banyak perusahaan asuransi sering memiliki batas waktu naik banding.

Jika, pada akhirnya, Anda merasa Anda telah kehabisan semua kemungkinan, hubungi departemen negara untuk mendapatkan bantuan asuransi. Setiap negara memiliki departemen untuk membantu konsumen dengan sengketa dengan perusahaan asuransi

Apakah Average (under-insurance) berlaku untuk klaim Total Loss?



Seringkali penulis mendapat pertanyaan seperti ini? Apakah Average (Under-Insurance) berlaku untuk klaim Total Loss? Tidak hanya dari “orang awam” bahkan dari rekan-rekan sesame “orang Asuransi”.

Sebagian besar menjawab “Tidak Berlaku”. Why? Karena maksimum ganti rugi adalah sebesar Harga Pertanggungan (TSI).

Sebagai contoh:

Harga Pertanggungan (TSI) : Rp 50 juta

Harga Sebenarnya (VAR) : Rp 100 juta

Maka Jika Terjadi Total Loss: Ganti Rugi = Rp 50 juta

Mengapa dibayar Rp 50 juta?? Dari mana angka Rp 50 juta??

Jawabannya: Karena berlaku ketentuan Average (Under-insurance) yaitu:

Harga Pertanggungan (TSI)

————————————– X Nilai Kerugian (Loss)

Harga Sebenarnya (VAR)

TSI  50 juta

——————— x Loss 100 juta

VAR 100 juta

Ganti Rugi = 50 juta

Ketentuan Average (Under Insurance) dalam polis umumnya memuat ketentuan sbb:

“Jika terjadi pertanggungan dibawah harga maka: Penanggung hanya membayar ganti rugi secara proporsional yaitu perbandingan antara harga pertanggungan keseluruhan harta benda dengan nilai sebenarnya keseluruhan harta benda terhadap nilai kerugian atau kerusakan.”

Bagaimana kalau terjadi Partial Loss misalnya dengan Nilai Kerugian Rp 50 juta

Ya..tentunya rumusnya sama saja

TSI  50 juta

——————— x Loss 50 juta

VAR 100 juta

Ganti Rugi = 25 juta

Dari ilustrasi tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa ketentuan Average (Under-Insurance) berlaku baik untuk klaim Total Loss maupun Partial Loss

Bagaimana caranya supaya tidak terjadi Pertanggungan dibawah harga (under insurance)? Baca disini

Untuk konsultasi dan keterangan lebih lanjut, silakan hubungi:

Telp: +628128079130

Email: imusjab@qbe.co.id

oleh IMAM MUSJAB di www.ahliasuransi.com