Halloha

Halloha Blogger, Long Time No See

Advertisements

OJK ! Mempermudah atau Mempersulit ?

Secara umum OJK telah mengundang sejumlah asosiasi untuk membicarakan arah perkembangan industri keuangan bank dan industri keuangan non bank pada waktu mendatang. Harapan kita setiap perizinan menjadi mudah atau sebaliknya…..

Tentunya kita berharap dapat di permudah, tentunya dari sisi perizinan dalam setiap peluncuran produk. Jadi, integrasi pengawasan OJK ini juga mengintegrasikan sistem perizinan, agar tidak ke lembaga lain

Pihak AAUI pun sedang H2C, dengan penuh harapan terhadap OJK ini agar next-nya lebih mempermudah dari bagian sisi Industri Asuransi

Dari yang sudah – sudah, perizinan produk asuransi memang sangat ketat dan lama, hal ini melihat terhadap pasar dan perkembangan Asuransi di Indonesia
Mari kita sama2 berdoa, agar dengan adanya OJK makin mudah bukan tambah di persulit 🙂

Welcome back!

Dear Blogger

Setelah sekian lama vakum karena urusan pekerjaan, saatnya saya hadir kembali untuk sharing2 informasi tentang Asuransi dan lain-lain

Salam

Wahyudin Rahman

Marine Cago Insurance

Marine Cargo Insurance merupakan suatu bentuk asuransi yang menjamin kerugian keuangan akibat kerusakan/hilangnya cargo yang sedang/selama proses pengangkutan.

Obyek/kepentingan yang dapat diasuransikan

  1. Barang itu sendiri (Cargo);
  2. Biaya pengangkutan/uang tambang (Freight);
  3. Keuntungan yang diharapkan (Imaginary profit);
  4. Premi asuransi (Insurance premium).

Jaminan yang diberikan

  1. Institute Cargo Clause A (ICC-A)

= Jaminan dalam klausul ini adalah yang paling luas, meliputi perils of the seas (bahaya laut), perils on the seas (bahaya di laut) dan extraneous risks, tetapi dengan pengecualian tertentu.

  1. Institute Cargo Clause B (ICC-B)

Jaminan yang diberikan dalam klausul ini meliputi risiko-risiko tertentu saja, yakni :

  1. Kebakaran dan peledakan;
  2. Kapal kandas, tenggelam atau terbalik;
  3. Selama pengangkutan di darat yaitu sebelum dan sesudah bongkar muat, jika alat pengangkutannya terbalik;
  4. Bahaya-bahaya pembongkaran barang di suatu pelabuhan darurat;
  5. Gempa bumi, letusan gunung berapi, petir.;
  6. Tindakan general average (penyelamatan umum);
  7. Pembuangan barang ke laut atau terlemparnya barang ke laut (Jettison or wahing over-board);
  8. Air laut memasuki palka, peti kemas dan tempat penimbunan di kapal akibat perils of the seas;
  9. Koli yang hilang ketika bongkar muat;
  10. Tanggung gugat untuk biaya penyelamatan dan general average;
  11. Dalam hal tabrakan kapal dengan kapal lain (Both to blame collision clause).
  1. Institute Cargo Clause C (ICC-C)

Jaminan yang diberikan dalam klausul ini hanya meliputi risiko-risiko tertentu yang lebih sempit dari dalam klausul ICC-B, yakni :

  1. Kebakaran dan peledakan;
  2. Kapal kandas, tenggelam atau terbalik;
  3. Selama pengangkutan di darat yaitu sebelum dan sesudah bongkar muat, jika alat pengangkutnya terbalik;
  4. Tabrakan kapal dengan benda lain selain air;
  5. Bahaya-bahaya pembongkaran barang di suatu pelabuhan darurat;
  6. Tindakan general average (penyelamatan umum);
  7. Pembuangan barang ke laut (Jettison);
  8. Tanggung gugat untuk biaya penyelamatan dan general average;
  9. Dalam hal tabrakan kapal dengan kapal lain (Both to blame collision clause).

Selain dari ketiga kondisi tersebut diatas, asuransi pengangkutan barang dapat juga dilakukan dengan syarat TOTAL LOSS ONLY, yaitu jaminan yang diberikan adalah apabila barang yang diasuransikan musnah/rusak seluruhnya sebagai akibat dari alat pengangkutnya.

Risiko yang tidak dijamin

Pada syarat dan kondisi ICC A, B dan C secara umum mengecualikan risiko-risiko sebagai berikut :

  1. Kerugian/kerusakan dari perbuatan yang disengaja oleh Tertanggung;
  2. Kerugian/kerusakan karena bocor, susut berat/isi dan keausan dari barang yang diasuransikan;
  3. Kerugian/kerusakan akibat pembungkus packing yang kurang baik;
  4. Kerugian/kerusakan akibat dari keterlambatan kecuali yang berhubungan dengan general average dan biaya-biaya penyelamatan;
  5. Kerugian/kerusakan yang timbul akibat dari ketidakmampuan keuangan (insolvency) dari pemilik kapal, pencharter, atau pengoperasi kapal;
  6. Kerugian/kerusakan akibat sifat-sifat alamiah dari barang itu sendiri;
  7. Kerugian/kerusakan yang timbul dari tindakan sengaja dari orang lain yang bukan Tertanggung (khusus untuk syarat B dan C saja);
  8. Kerugian/kerusakan yang timbul akibat senjata atom, nuklir dan radio aktif;
  9. Kerugian/kerusakan akibat tidak laik lautnya kapal pengangkut;
  10. Kerugian/kerusakan bilamana Tertanggung telah mengetahui bahwa kapal tidak laik laut pada waktu pemuatan barang dilakukan;
  11. Kerugian/kerusakan yang disebabkan Tertanggung oleh perang, perang saudara, pemberontakan, revolusi, pergolakan sipil, dan tindakan permusuhan terhadap penguasa.
  12. Kerugian/kerusakan yang disebabkan oleh penahanan, penyitaan dan penangkapan atau percobaan-percobaan ke arah itu;
  13. Kerugian/kerusakan yang disebabkan oleh bahan-bahan ranjau yang membahayakan, torpedo, bom atau senjata perang yang berbahaya;
  14. Kerugian/kerusakan yang disebabkan oleh pemogokan, pemberhentian pekerjaan, atau perbuatan seseorang dalam rangka gangguan pekerjaan, kerusuhan, huru-hara, dan pergolakan sipil.
  15. Kerugian/kerusakan yang disebabkan oleh teroris dan tindakan-tindakan yang berlatar belakang politik.

Perluasan jaminan

Dengan membayar premi tambahan Tertanggung dapat menambah/memperluas jaminan dengan risioko-risioko sebagai berikut :

  1. Institute War Clauses (Cargo) > memberikan jaminan atas risiko-risiko perang.
  2. Institute Strike Riot and Civil Commotion Clauses (Cargo) > memberikan jaminan atas risiko-risiko pemogokan.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi saya di email wahyudin.rahman@asuransi.adira.co.id

Electronic Equipment Insurance

E.E.I. merupakan jenis asuransi yang menjamin kerugian karena kerusakan fisik pada peralatan elektronik. Kerusakan dan kerugian yang dijamin adalah yang bersifat tiba-tiba, tidak terduga dan terjadi di lokasi dimana peralatan berada.

Yang Dapat Dipertanggungkan

  1. Kerusakan fisik pada peralatan-peralatan :
  1. E.D.P. (Electronic Data Processing);
  2. Alat-alat elektronik dan penyinaran yang dipergunakan di dalam bidang kedokteran;
  3. Peralatan komunikasi;
  4. Berbagai macam peralatan elektronik.
  1. Kerusakan fisik baik pada material maupun kehilangan informasi dan keterangan yang diderita pada unit penyimpanan data yang dipergunakan.
  2. Biaya-biaya tambahan yang dipergunakan untuk pengoperasian komputer yang dipergunakan jika komputer milik Tertanggung mengalami kerusakan.

Yang Dapat Menjadi Tertanggung

  1. Pemilik;
  2. Penyewa.

Harga Pertanggungan

= Sama dengan NRV (New Replacement Value) yaitu harga baru dari peralatan yang dipertanggungkan ditambah biaya pengangkutan, biaya cukai dan pemasangannya (Erection cost).

Luas Jaminan

  1. Kebakaran/Fire;
  2. Disambar petir/Lightning;
  3. Peledakan/Explosion;
  4. Tertimpa pesawat terbang/Crashing of Aircraft;
  5. Gas yang menyebabkan karatan, kelembaban udara;
  6. Kerusakan akibat air;
  7. Hubungan pendek/Short circuit;
  8. Perencanaan yang salah/Faulty design;
  9. Kesalahan pembuatan pabrik;
  10. Kesalahan pemasangan;
  11. Kesalahan pengoperasian;
  12. Kekurang-terampilan/Lack of Skill;
  13. Gross negligence;
  14. Malicious acts of workmen, employees, third party;
  15. Burglary;
  16. Angin rebut, angin kencang/Storm;
  17. Subsidence, Landslide, Rockslide, dan sebagainya.

Yang Tidak Dijamin

Secara rinci disebutkan di dalam polis, antara lain terdiri dari :

  1. Aus, usang/Wear and Tear;
  2. SRCC (Strikes, Riot and Civil Commotion) tetapi dapat juga dijamin sebagai perluasan jaminan;
  3. Kesengajaan/Willful act;
  4. Kerusakan yang masih tanggung jawab supplier;
  5. Putusnya aliran listrik, gas, air dari perusahaan Negara;
  6. Akibat perang;
  7. Akibat nuklir, radio aktif;
  8. Dan lain-lain.

Perluasan Jaminan

Dapat dijamin dengan tambahan premi, risiko sebagai berikut :

  1. Gempa bumi/Earthquake;
  2. Bahaya letusan gunung berapi/Volcanic eruption;
  3. Angin kencang, badai/Cyclone, Typhoon;
  4. Strike and Riot;
  5. Risiko pengangkutan;
  6. Rusaknya AC (Air Conditioning);
  7. Pencurian dan lain-lain.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi saya di email wahyudin.rahman@asuransi.adira.co.id

Happy New Year 2010


This year more and more challenges, especially for my new job moved to another insurance company. I hope this year and you achieve the expected success

HAPPY NEW YEAR 2010

Regards

Wahyudien Rachman


Salam Hangat Para Blogger

Saya baru bergabung dalam Blog, yang akan membahas terutama  Seputar Informasi Terhangat di Dunia Asuransi, selain itu juga membahas di bidang Pengetahuan, Ekonomi, Politik,Sosial,  Hobby dan lain-lain yang relevan, dan Mohon dukungan dari para Blogger Senior. Terima kasih