Pertolongan Pertama Jika Sendal Jepit Putus


Pernah ga, pas lagi asik jalan2 pake sendal jepit, lalu tiba2 sendal jepit kita putus kaya gambar di bawah ini?

sendal putus:

gw sndiri pernah tu kaya gitu.. lagi pas enak jalan2, eh taunya malah putus tu sendal.. waktu itu di sekeliling gw lagi ga ada warung pula.. yang ada cm tukang minuman di pinggir jalan.. pikir punya pikir, akhirnya gw coba perbaikin sendal gw pake sedotan.. sedotan untuk minuman botol.. gw minta sama tu tukang minuman 1 sedotan buat repair sementara sendal gw..

sedotan:

hasilnya, lumayan jg ternyata, jepitannya jadi kuat, n gw pake terus sampe sekarang nih..

hasilnya:

so.. gw mau share nih cara2nya.. tutorial + pic.. sapa tau ada yg sendalnya putus tiba2 di tengah jalan trus bisa repair sementara.. ato mungkin lagi ga bawa uang banyak.. harga sendal jepit kan kisaran 6rebu-10rebu perak.. kalo di kantong cm ada 2rebu perak, cara ini bisa bantu nolong.. hehe..

cara-caranya:

1. pilih sedotan yang sewarna dengan sendal jepit.. kalo misalnya ga ada, ya uda terpaksa beda warna, namanya jg darurat.. hehe..

2. lipat sedotan

3. kemudian ikatkan sehingga membentuk simpul seperti ini

4. jika ada gunting, boleh ditambah optional ini.. gunting sedotan lain, seukuran jepitan sendal.. (ilustrasi menggunakan sedotan warna lain, spy terlihat jelas, nanti prakteknya sih pake warna yang sama ya, spy ga kliatan belang.. hehe..)

kemudian masukkan potongan sedotan melewati sedotan yang uda disimpul

5. nah setelah itu, masukkan sedotan td melewati lubang sendal jepit

6. setelah itu, sedotan dibentuk seperti gambar di bawah ini.. caranya seperti mengikat biasa, nanti jadinya berbentuk kaya gini..

7. done.. sendal jepit sekarang bisa digunakan..

Kiat menghitung modal usaha

KIAT MENGHITUNG MODAL USAHA

Dikutip dari Tabloid NOVA No. 894/XVII

Beberapa minggu lalu, ketika diwawancara di sebuah radio di Jakarta, saya ditanya oleh si pembawa acara:
“Pak Safir, apa, sih, yang sebaiknya disiapkan untuk anak? Tabungan atau asuransi?”

Keputusan untuk menyiapkan tabungan atau asuransi untuk anak seringkali membuat orang tua bingung. Tabungan dan asuransi memiliki fungsi yang berbeda. Tabungan adalah rekening yang kita buka di bank, tapi bisa kita ambil kapan pun. Sedangkan asuransi adalah proteksi yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada kita kalau kita mengalami risiko.

Sering kan kita bertanya kepada orang yang sudah membuka usaha: “Berapa sih modal yang Anda butuhkan dulu itu ketika membuka usaha Anda yang sekarang ini?”. Jawaban yang seringkali muncul adalah: “…sekian juta rupiah, atau sekian belas juta rupiah….” betul kan? Prinsipnya, ada angka yang keluar. Tapi, kalau Anda yang ditanya seperti itu, belum tentu Anda bisa menjawab. Karena umumnya ketika kita ingin menjalankan bisnis, banyak diantara kita yang tidak tahu bagaimana cara menghitungnya.

Nah, kali ini saya akan membagi rahasia kepada Anda tentang cara menghitung jumlah modal yang Anda butuhkan bila ingin memulai sebuah usaha.

Pada prinsipnya, dalam menjalankan usaha, hanya ada 3 jenis modal yang akan Anda keluarkan:

1. Modal Investasi Awal

2. Modal Kerja

3. Modal Operasional

Mari kita membahasnya satu per satu.

1.MODAL INVESTASI AWAL

Apa sih yang dimaksud modal investasi awal? Ini adalah jenis modal yang harus Anda keluarkan di awal, dan biasanya dipakai untuk jangka panjang. Contoh-contoh modal ini adalah bangunan, peralatan seperti komputer, kendaraan, perabotan kantor dan barang-barang lain yang dipakai untuk jangka panjang.

Kalau usaha Anda usaha bengkel motor, maka modal investasi awal Anda adalah bangunan, alat-alat perbengkelan, dan perabot lain yang dibutuhkan di bengkel tersebut. Kalau usaha Anda toko, maka modal investasi awal Anda adalah rak, meja, bahkan mungkin juga mesin kasir.

Biasanya, modal ini nilainya cukup besar karena dipakai untuk jangka panjang. Tetapi nilai dari Modal Investasi Awal ini akan menyusut dari tahun ke tahun bahkan bisa dari bulan ke bulan.

2.MODAL KERJA

Ini adalah modal yang harus Anda keluarkan untuk membeli atau membuat barang dagangan Anda. Modal kerja ini bisa dikeluarkan setiap bulan, atau setiap datang order.

Sebagai contoh, kalau usaha Anda usaha tempat makan, maka modal kerja yang Anda butuhkan adalah modal untuk membeli bahan makanan. Kalau usaha Anda usaha pembuatan barang kerajinan, maka modal kerja Anda adalah uang yang Anda keluarkan untuk membeli bahan baku. Kalau usaha Anda adalah jasa fotokopi, ya modal kerja Anda uang yang Anda keluarkan untuk membeli kertas, tinta, dan lain sebagainya.

Prinsipnya, tanpa modal kerja, Anda tidak akan bisa menyelesaikan order Anda atau tidak memiliki barang dagangan. Nanti, bisa-bisa Anda malah tidak akan dapat pembeli karena barangnya saja tidak ada. Itulah pentingnya modal kerja.

3.MODAL OPERASIONAL

Modal yang terakhir adalah modal operasional. Modal operasional adalah modal yang harus Anda keluarkan untuk membayar biaya operasi bulanan dari bisnis Anda. Contohnya pembayaran gaji pegawai, pulsa telepon bulanan, PLN, air, bahkan retribusi.

Pos-pos dalam modal operasional ini pada setiap bisnis umumnya hampir sama. Ini karena pada prinsipnya, yang dimaksud dengan modal operasional adalah uang yang harus Anda keluarkan untuk membayar pos-pos biaya di luar bisnis Anda secara langsung. Jadi, Modal Operasional ini biasanya dibayar secara bulanan.

Nah, bagaimana Bapak Ibu? Gampang, kan? Sekarang, Anda bisa menghitung sendiri, kan, modal yang harus Anda keluarkan untuk memulai usaha. Mudah-mudahan bermanfaat ya.

Cara Menyeimbangkan Keluarga dan Karier

 

Anda ditegur atasan karena terlalu memikirkan rumah, atau anda diomelin keluarga karena terlalu sibuk kerja? Bagaimana jalan keluarnya? Simak ide-ide berikut:

1. Jelaskan kepada seluruh keluarga. Jelaskan bahwa urusan keluarga dan urusan kerja bagi Anda sama pentingnya. Tawarkan penyelesaian seperti apa yang bisa Anda lakukan agar kepentingan keluarga dan kantor tak terabaikan. Minta seluruh anggota keluarga untuk memberikan ide.

2. Sisihkan waktu untuk keluarga setiap minggu dan tulis besar-besar dalam jadwal Anda. Jangan mengingkari janji atau selalu menunda-nunda waktu untuk keluarga dengan alasan pekerjaan.

3. Buang jadwal kerja yang tak perlu. Ini namanya membuang-buang waktu. Kalau memang bisa diselesaikan sekarang, jangan menunda pekerjaan hingga esok. Intinya, efisiensi sehingga Anda masih punya banyak waktu untuk keluarga ketimbang mengurusi pekerjaan kantor yang tak perlu.

4. Jika Anda terpaksa harus lembur segera cari jalan keluar agar hal seperti ini tak terulang. Misalnya dengan meminta staf Anda lebih piawai mengelola waktu sehingga tak perlu lembur.

5. Kembangkan aktivitas bersama keluarga. Berkumpul bersama memang penting, tetapi Anda juga harus menghitung betul apa yang Anda peroleh dari berkumpul itu. Tentu tak ada gunanya jika Anda berkumpul, sedangkan anggota keluarga lain sibuk melakukan aktivitas masing-masing. Misalnya, berkemah atau memasak bersama.

6. Pada akhir minggu, tanyakan kepada suami / istri dan anak-anak “Apa yang membuat mereka bangga dan senang hari ini?” dan “Apa yang kalian ingin lakukan bersama keluarga?” Dengan pertanyaan ini, setiap anggota keluarga akan punya kesempatan untuk mengeluarkan unek-unek mereka.

5 Tips untuk cepat di promosikan

5 Tips Untuk Dipromosi Lebih Cepat Sukses dengan cepat, dipromosi lebih cepat atau dipercaya lebih banyak adalah dambaan setiap professional. Dibawah ini adalah beberapa tip yang bisa berfungsi sebagai “booster” karir Anda.

Tips 1. Network yang luas Kembangkan “network” seluas-luasnya dengan orang-orang di dalam perusahaan (terutama mereka yang memegang key positions ). Caranya :

1. Bersikap sopan kepada siapapun juga. Ramah dan hargai orang lain.

2. Sapa setiap orang yang Anda jumpai ( say hello, basa-basi, pembicaraan informal, dsb )

3. Punyalah hati yang siap menolong orang lain setiap saat. Bantu kepusingan atasan dengan memberikan ide-ide yang positif. Tolong rekan Anda yang sedang overload dengan pekerjaan.

4. Secara berkala, kirim mereka email tentang berbagai artikel yang bermanfaat mendukung prestasi kerja mereka.

5. Bangun hubungan dengan SMS yang berisikan kata-kata motivasi.

Tips 2. Aktif melibatkan diri Beberapa cara untuk melibatkan diri Anda aktif lebih jauh lagi, yaitu :

1. Terlibat dengan berbagai kepanitiaan yang ada ( misalnya jadi panitia gathering tahunan, panitia Natal, panitia acara 17 Agustus ).

2. Ajukan diri Anda menjadi ketua penggalangan dana untuk korban gempa bumi ( misalnya ), dsb. Intinya, dorong dan buatlah diri Anda dikenal hingga Top Management dengan berbagai keterlibatan ini .

Tips 3. Gaungkan kepintaran Anda Saat Anda menggaungkan ”gong” kepandaian Anda, orang akan “melirik” pada kecerdasan yang Anda tebar. Dan ini akan menarik atensi para middle / top management perusahaan. Beberapa cara untuk lakukan hal ini :

1. Banyak menyumbangkan ide atau saran saat mengikuti berbagai rapat. Jangan berdiam diri saja dan menjadi pendengar yang manis, tetapi bersikaplah kritis, berikan saran-saran yang membangun, ajukan berbagai alternatif solusi

2. Rajin memasukan saran kedalam ”kotak saran” atau ”suggestion system” (kalau ada didalam perusahaan Anda

3. Rajin menulis kiat-kiat atau berbagai tips yang bermanfaat, kirimkan ke email perusahaan atau tempel di “majalah dinding” perusahaan atau bahkan terbitkan didalam “newsletter perusahaan”

Tips 4. Tingkatkan kemampuan komunikasi Anda Kemampuan berkomunikasi adalah media bagi orang lain menilai “siapa diri Anda”. Tingkatkan kemampuan Anda didalam :

1. Tehnik melakukan presentasi kepada atasan

2. Cara meyakinkan atasan dan rekan kerja dari departemen lain

3. Tehnik menjual ide kepada orang lain

4. Tehnik bernegosiasi dengan bawahan, atasan dan rekan kerja Semakin Anda menguasai berbagai ketrampilan diatas, semakin positif orang didalam mengenal kualitas Anda.

Tips 5. Pastikan Anda “Berprestasi dalam tugas” Buktikan pada diri Anda, bahwa Anda mampu melaksanakan setiap tugas yang diberikan. Ciri-ciri orang yang berprestasi dan “capable” adalah :

1. Mampu menyelesaikan tugas-tugas tepat pada waktunya dan memberikan kualitas sesuai dengan permintaan

2. Mampu menyelesaikan berbagai masalah dan kesulitan yang muncul didalam penugasan ( problem solver ) Jangan lupa, tidak ada kesuksesan yang diperoleh secara gratis. Semuanya perlu usaha yang keras dan cerdas. Kapan lagi Anda mau mulai mempraktekannya? Bangkit dan langkahkan kaki Anda sekarang juga!.